Saham BCA: Pengertian, Syarat, Harga Dan Cara Beli

saham bca

Di zaman yang sedang sulit seperti sekarang, sepertinya investasi bisa dijadikan jalan untuk menabung di masa depan. Hal tersebut karena memang cara bermainnya sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit. Salah satu rekomendasi di Indonesia adalah dengan ikut saham BCA.

Saham BCA dikeluarkan oleh PT Bank Central Asia Tbk dengan kode emiten sahamnya yakni BBCA. Perusahaan BCA merupakan salah satu bank terbesar yang di Indonesia. Hal ini dikarenakan banyaknya nasabah yang menggunakan bank ini dengan alasan sistemnya yang canggih dan memuaskan para nasabah.

Perusahaan BCA sebagian besar dimiliki oleh PT Dwimuria Investama Andalan dengan presentase kepemilikannya yakni sebesar 54.94%, lalu kemudian Anthoni Salim sebesar 1,76%, dan sisanya dimiliki para investor sebesar 43,30%. Presentasi kepemilikan saham perusahan dan masyarakat pun hampir setara.

Berdiri pada tanggal 21 Februari 1957 membuat Bank BCA menajadi salah satus bank tertua yang ada di Indonesia. Pada awalnya Bank BCA sendiri didirikan oleh seoranga pengusaha bernama Sudono Salim. Karna sudah lama berdiri, Bank BCA semakin dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Perusahaan Bank Central Asia pertama kali menawarkan saham nya ke publik yakni pada awal tahun 2000-an. Meski saat pertama kali peluncuran harga per lembar saham nya tinggi. Namun saham BBCA tetap dipilih bahkan sering menjadi incaran para investor asing.

Pengertian Saham BCA

saham bca terbaru

Saham merupakan bukti kepemilikan nilai pada sebuah perusahaan atau kadang diartikan sebagai penyertaan modal. Pemilik saham berhak untuk mendapat dividen yang akan disesuaikan dengan jumlah sahamnya. Maka dari itulah mengapa saham masuk ke dalam kategori investasi.

Baca Juga: Cara Beli Saham BCA

Saham BCA sendiri adalah salah satu saham yang sudah terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan kode emiten BBCA. Mulai diperjual belikan secara luas untuk masyarakat sejak 30 Mei 2000, dari kurun waktu itu pula nilainya selalu naik. Tidak heran jika BBCA merupakan saham berjenis blue chip.

Saham Bank Central Asia dengan kode emiten BBCA cenderung menjadi incaran para investor  baik dari dalam negeri atau luar negeri meskipun sedang mengalami penurunan. Ketika harganya mengalami penurunan, justru para investor akan senang membeli nya karena mereka akan tetap mendapatkan profit.

Apalagi dalam lima tahun terakhir, perbankan dari Bank Central Asia ini terus mencatat keuntungan rata-rata sebesar 8% setiap tahunnya dan jarang sekali mengalami kerugian. Hal inilah yang membuat saham BCA dikatakan sebagai saham Blue Chip dan wajib dimiliki para investor.

Syarat-Syarat Membeli Saham BCA

Seperti yang sudah jelaskan, bahwa keberadaan saham BBCA masuk ke dalam jenis blue chip, yaitu sejenis saham yang diburu banyak investor karena berasal dari perusahaan bereputasi tinggi sehingga jarang mengalami penurunan. Berikut beberapa syarat sebelum anda membelinya.

Mengisi Formulir Pembukaan Rekening

Tentunya sebelum menjadi pemegang saham BBCA kalian harus dipastikan bukan seorang kriminal atau bahkan yang tidak dapat dipercaya. Selain itu, syarat utama pasti mempunyai rekening tabungan BCA sehingga jika belum, calon pembeli harus membuatnya dahulu.

Formulir tersebut dibutuhkan untuk kelengkapan calon pembelian untuk akhirnya sebagai dokumen salah satu pemegang saham BCA. Oleh karena itu, sebaiknya sebelum melangkah ke step selanjutnya pastikan semua dokumen formulir tersebut terisi lengkap dan benar.

  • Formulir pembukaan rekening individu baru (jika belum mempunyai tabungan BCA)
  • Formulir pembukaan rekening tabungan saham
  • Formulir pembukaan rekening dana investor
  • Mengisi syarat dan ketentuan tambahan online trading

Fotokopi Dokumen-dokumen Penting

Syarat kedua ini menjadi yang terpenting meskipun pihak BCA hanya membutuhkan kopian atau fotokopinya saja. Dokumen tersebut nantinya menjadi bukti penarikan jika memang investor ingin menarik sahamnya. Berikut beberapa syarat dokumen-dokumen pentingnya.

  • Fotokopi KTP WNI atau untuk WNA bisa menyerahkan kopian paspornya
  • Fotokopi NPWP, jika tidak memilikinya harus menyertakan surat keterangan belum mempunyai NPWP
  • Fotokopi halaman buku tabungan

Untuk menjadi pemegang saham disini tidak diharuskan seorang WNI karena warga asing juga diperbolehkan, karena bersifat online sehingga mudah. Bagi WNI harus memiliki NPWP jika belum sertakan surat keterangan seperti yang sudah dijelaskan diatas.

Harga Saham BCA Dari Tahun Ke Tahun

harga saham bca

Saham BBCA dimasukkan ke dalam klasifikasi jenis bluechip bukan tanpa alasan. Beberapa investor mengejarnya juga disebabkan karena harganya terus naik. Sejak mulai diperjualbelikan pada 30 Mei 2000 harganya masih 1.400 per lembar dan setelahnya relatif selalu naik.

Baca Juga: Harga 1 Lot Saham BCA

Pada tahun 2008, terjadi stock split dan harganya mencapai 7.200 per lembar lalu dengan ratio 1 : 2 menjadi 3.600 per lembarnya. Sampai saat ini sahamnya masih terus naik dan di awal tahun 2021 bulan januari sudah mencapai 36.900 per lembar. Oleh karena itu tidak rugi jika membeli saham BBCA ini.

Apa lagi setiap tahunnya, Bank BCA dengan kode emiten saham BBCA selalu membagikan laba bersihnya ke pada para investor. Pembagian laba nya pun berdasarkan pemegang saham BCA yang paling banyak. Bagi para Investor pemula tentu tidak ada salahnya untuk membeli saham ini.

Keuntungan Membeli Saham BCA

Sebenarnya investasi dalam bentuk saham ini dapat dilakukan oleh setiap orang tidak perlu tinggi jabatan, banyak pangkat, atau ahli di dalamnya. Pada dasarnya, jika sudah memutuskan untuk membeli saham BCA, that all yours. Jadi semua keuntungan Anda sendiri yang menikmatinya, berikut benefitnya.

Menabung untuk Masa Depan

Salah satu keuntungan ikut dalam saham tersebut adalah mampu menabung untuk investasi di masa depan. Walaupun tidak terlalu terlihat oleh mata, namun jika sudah membelinya tentu saja setiap naik uang deposit akan bertambah. Begitu seterusnya.

Tujuan awal para investor membeli saham, memang untuk investasi jangka panjang sehingga bisa memanennya saat hari tua. Terkadang ada juga yang tetap mengikuti investasi hingga janga waktu tertentu karena berbagai alasan tertentu.

Dividen Saham Besar

Bagi investor yang mengincar dividen besar, tentunya saham BCA cocok untuk anda beli. Dari tahun ke tahun saham ini terus memberikan jumlah dividen yang besar ke pada para pemegang saham nya. BBCA juga termasuk ke dalam kategori perusahan yang selalu memberikan deviden besar.

Selalin selalu memberikan dividen saham yang besar, Perusahan Bank Central Asia juga rutin memberikan dividen setiap tahunnya. Dengan begitu para investor akan mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar lagi ketika membeli saham BBCA.

Fudamental Saham Kuat

Masuk ke dalam kategori saham blue chip dengan beberapa saham Bank lainnya, tentu saja saham BCA mempunya fudamental yang sangat kuat untuk investasi jangan panjang. Terbukti dari setiap tahunnya, trend harga saham BBCA terus mengalami kesetabilan bahkan cenderung naik.

Sebagai tipe investor yang lebih memilih untuk berinvestasi secara jangka panjang, tentu saja saham BCA menjadi suatu pilihan yang tepat untuk dijadikan sebagai aset masa depan. Apalagi saat ini perusahan Bank Central Asia sudah banyak di pilih masyarakat luas.

Trend Harga Terus Naik

Sudah menjadi hal yang umum jika saham BCA dari tahun ke tahun trend nya jenderung mengalami kenaikan. Perbedaan nya pun terlihat jelas pada tahun 2018, saham ini mempunya harga selembar nya yakni 7.200 namun saat ini tahun 2021 harga nya naik menjadi 36.900.

Membeli saham BCA tidak harus menanam dengan jumlah yang besar, bahkan cara bermain saham dengan modal 100 ribu pun sudah bisa anda ikut. Namun tentunya tergantung harga per lembar sahamnya, semakin tinggi nilai maka minimumnya otomatis ikut naik.

Cara Beli Saham BCA Dengan Mudah

cara beli saham bca

Melihat persyaratannya yang cukup detail, mungkin beberapa di antara kalian berpikir cara membelinya pasti sangat sulit. Justru sebaliknya, tidak perlu banyak usaha ketika akan membelinya cukupkan saja uang untuk membayar pembelian lot-nya. Berikut langkah-langkah

Membuat Akun melalui BCA Sekuritas

Langkah pertama ini bisa dilakukan secara online. Anda hanya perlu mengunduh aplikasi BCA mobile atau masuk langsung ke website BCA Sekuritas, yaitu www.bcasekuritas.co.id. Sebelum mulai membuat akunnya pastikan semua persyaratan sudah lengkap sehingga bisa menyingkat waktu.

Biasanya setelah akun aktif, otomatis akan dipandu setelahnya karena memang bagi pemula yang ingin membeli saham BCA melalui Sekuritas. Tujuannya tentu saja untuk menampung dana investasi sehingga tidak bercampur dengan dana pribadi di dalam tabungan BCA.

Deposit Saldo RDN (Rekening Dana Nasabah)

Jika akun Anda telah terverifikasi, langkah selanjutnya tentu saja deposit Rekening Dana Nasabah pada bank kustodian milik BCA. Kustodian merupakan lembaga keuangan yang bertanggung jawab menyimpan, mengawasi aset reksa dana nasabah dan membantu dalam pengurusan administrasi.

Setiap bank yang memperjualbelikan sahamnya pasti mempunyai bank kustodian, sehingga tidak perlu bingung mencarinya pastinya akan dipandu. RDN inilah nantinya akan menampung dana deposit dana investasi nasabah. Setelah melakukan transfer, depositnya akan digunakan membeli saham.

Memilih Kode Saham Emiten BCA

Setelah selesai dengan transaksi deposit RDN, buka lagi aplikasi atau website BCA Sekuritas. Jika kalian sudah mempunyai akun tidak perlu lagi login langsung saja masuk ke menu produk saham. Di dalam aplikasi, akan muncul kotak untuk menuliskan pencarian menggunakan kode emiten.

Kode saham emiten BCA adalah BBCA, lalu masukkan saja kode tersebut ke dalam kotak yang nantinya setelah masuk akan keluar grafik-grafik nilai saham hari ini. Belum selesai sampai disitu, karena Anda masih harus memilih jumlah lot pada saham nantinya.

Masukkan Jumlah Lot Yang Dibeli

Dalam dunia per sahaman, satu lot berisikan 100 lembar. Jika 1 lembar saham BCA berharga 30.000 rupiah berarti Anda harus minimal deposit sejumlah 3.000.000 untuk satu lot saham. Tidak ada maksimal pembelian, semakin banyak membelinya akan bertambah tinggi juga investasinya.

Namun tentunya untuk pembelian lot minimal 1 lot karena berisikan 100 lembar. Nasabah tidak bisa jika hanya akan membeli 1 lembar karena perhitungannya tidak per lembarnya tetapi per lot. Setelah memasukkan lot, lanjutkan klik buy atau beli.

Penutup

Itulah tadi pembahasan mengenai Saham BCA dari mulai Pengertiannya, Syarat-syarat, harga saham dari tahun ke tahun hingga cara belinya. Dari pembahasan diatas, saya yakin anda sudah mulai mengetahui tentang BCA dan memberanikan diri untuk mulai berinvestasi di emiten BCA.

Demikian pembahasan kali ini, semoga bisa sangat bermanfaat buat anda semua dan jangan lupa di share ke media sosial anda masing-masing agar pemahaman tentang saham terutama di BCA bisa diketahui pengguna lainnya dengan mudah. Terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published.