Daftar Saham Syariah

Bagi Anda yang memiliki ketertarikan untuk berinvestasi di pasar modal namun masih ragu akan status halalnya, maka bisa memeriksa daftar saham Syariah terbaik tahun ini. Hal ini tentu menjadi perhatian tersendiri bagi investor dari kalangan Muslim di seluruh dunia.

Dalam situs resmi milik Bursa Efek Indonesia (BEI), daftar saham Syariah merupakan efek dalam bentuk saham yang tidak bertentangan terhadap prinsip Syariah dalam pasar modal. Definisi ini pun merujuk kepada pengertian dimana telah diatur di Undang-Undang maupun peraturan OJK.

Situs resmi OJK pun juga menjelaskan bahwa sebenarnya konsep saham juga termasuk ke dalam kegiatan syirkah atau musyarakah. Istilah tersebut ditujukan pada arti penyertaan modal dengan hak pembagian hasil usaha. Pengertian ini tentu harus berdasarkan atas prinsip Syariah.

Saham Syariah sendiri diartikan sebagai saham yang memiliki prinsip agar tidak bertentangan dengan prinsipnya. Sementara pasar modal Syariah merupakan kegiatan di dalam pasar sebagaimana telah ditetapkan pada UUPM.

Ada beberapa kriteria yang dapat dikatakan sebagai daftar saham Syariah. Kategori tersebut ditunjukkan ke dalam kegiatan usaha dan juga keuangan perusahaan. Keduanya harus diperhatikan betul sebelum dimasukkan pada kelompok ini.

Kriteria Saham Syariah

daftar saham syariah

Menurut penjelasan yang telah dipaparkan dari berbagai sumber, kriteria saham Syariah perlu memperhatikan dua faktor yakni kegiatan usaha dan juga keuangan perusahaan. Tujuan utamanya demi menghindari adanya pertentangan apabila ada praktik tidak sesuai syariatnya.

Kegiatan Usaha

Kegiatan usaha dalam perusahaan yang tidak sesuai prinsip Syariah memiliki beberapa ciri-ciri pada praktiknya. Pertama yakni transaksi mengandung unsur suap atau risywah. Kedua melakukan kegiatan trading, produksi, distribusi dan lainnya dengan menyediakan barang haram atas ketentuan dari MUI.

Baca Juga: Daftar Saham LQ45 Terbaru

Trading yang menawarkan permintaan palsu serta tidak mau menyerahkan barang dan jasanya dengan baik juga menjadi ciri-ciri kegiatan saham Syariah tanpa menerapkan prinsipnya. Transaksi jual beli permainan dan resiko pun mengandung unsur judi serta pembayaran berbasis dalam ketentuan bunga.

Keuangan Perusahaan

Keuangan perusahaan yang dijalankan harus menjalankan persentase total pendapatan non halal tidak boleh lebih dari 10% total penghasilan usaha dan lainnya. Utang berbasis bunga serta aset kepemilikan harus kurang dari 45%.

Ketika perusahaan mampu untuk memenuhi dua kriteria tersebut, maka saham harus dimuat ke dalam Daftar Efek Syariah (DES) agar dikumpulkan menjadi efek yang tidak akan bertentangan dari prinsip Syariah. Selanjutnya, apabila  tak lolos seleksi, wajib dikeluarkan dari DES.

Daftar Saham Syariah Terbaik 2021

saham syariah

Daftar saham Syariah yang kini telah ada tentu juga sudah terdaftar ke dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dimana telah diluncurkan pada tanggal 12 Mei 2011 silam. Konstituen ISSI merupakan seluruh sudah termasuk pada Daftar Efek Syariah, berikut contohnya:

SSIA – Surya Semesta Internusa

Surya Semesta Internusa termasuk ke dalam daftar saham syariah yang berfokus di bidang properti. Perusahaan ini mampu menawarkan efek property dimana telah diketahui emiten SSIA mencetak penghasilan hingga Rp 1,46 miliar triliun pada 6 bulan pertama di tahun 2021 kali ini.

Baca Juga: Daftar Saham Blue Chip

Nilai emiten pada pengembangan Kawasan industri milik PT Surya Semesta Internusa pun mampu menembus angka Rp 950 per saham pada kuartal kedua di tahun 2021 ini. Selain itu, perusahaan ini juga berhasil menjual porsi kepemilikan sahamnya yang telah dikuasai oleh Tol Cikopo – Palimanan.

IMPC – PT Impack Pratama Industri

PT Impack Pratama Industri merupakan salah satu perusahaan yang berfokus di bidang produksi material bangunan dari plastik dan sudah lama berbasis di Indonesia. Emiten IMPC telah mencatat penghasilan neto hingga mencapai Rp 1,23 miliar triliun selama bulan Januari sampai September 2020

Persentase pendapatan tersebut pun mengalami kenaikan menjadi 18% jika dibandingkan daripada periode tahun sebelumnya yakni hanya sebesar Rp 1,04 triliun. Produsen material bangunan ini juga berhasil mengantongi laba bersih senilai Rp 87 miliar per akhir September bulan lalu.

ASRI – Alam Sutera Realty Tbk

Perusahaan ini awalnya memiliki nama PT Adhihutama Manunggal yang bergerak di bidang property developer dimana telah didirikan oleh Harjanto Tirtohadiguno. PT Alam Sutera Realty Tbk sudah pernah membukukan penjualan miliknya di tahun 2016 dengan nilai Rp 1,28 triliun.

Dengan kinerja tersebut, menyebabkan ASRI berhasil memperoleh laba bersih senilai Rp 28,40 serta nilai buku per saham sebesar Rp 363 ,85 dengan rasio hutang terhadap aset DAR. Nilainya pun mencapai 0,62 kali dari rasio hutang terhadap ekuitas pada angka 1,64.

RALS – Ramayana Lestari Sentosa

Ramayana Lestari Sentosa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang ritel dalam jaringan toko supermarket dan swalayan dimana telah memiliki banyak cabang di Indonesia. Pendapatan 9 bulan pertamanya, RALS berhasil mencatat angka hingga 1,9 triliun pada tahun 2020 silam.

Dengan Raihan penghasilan tersebut, membuat RALS akhirnya mengalami peningkatan hingga 57% secara year of year. Namun berdasarkan hitungan kuartal pun jumlah ini tetap menurun sampai 23%. Hal ini menunjukkan bahwa pemilihan sama pada perusahaan tersebut perlu diwaspadai.

LPCK – Lippo Cikarang Tbk

Daftar saham syariah selanjutnya yakni PT Lippo Cikarang Tbk yang awalnya berdiri dengan nama PT Desa Dekalb pada tahun 1987 dimana di tahun 1988 berubah lagi menjadi PT gunung Cermai Inti. PT ini memiliki fokus kegiatan usaha di bidang real estate untuk disewakan di Kawasan industri.

Baca Juga: Rekomendasi Saham Terbaru

Kinerja positif dari Lippo Cikarang Tbk ditunjukkan dari penghasilan laba pada periode berjalan saat ini. Pasalnya perusahaan tersebut mampu mendistribusikan dalam entitas induk dengan nilai Rp 793,58 miliar.

ACES – Ace Hardware Indonesia

Perusahaan ini bergerak di bidang ritel perabot rumah tangga dan perkakas berbasis di Amerika Serikat. Selama enam bulan di tahun 2020 silam, Ace Hardware berhasil membukukan penghasilannya sebesar Rp 3,65 triliun

Secara konsisten pun target mereka berhasil tercapai dari harga saham yang sudah mencapai posisi 1.690,91 di akhir tahun. Sementara pada penutupan pembukuan, perusahaan ini mampu menaikkan sahamnya senilai 0,3%.

MAPI – Mitra Adiperkasa

Terakhir, MAPI menjadi perusahaan yang bergerak di bidang ritel dan telah berdiri di tahun 1995 silam. PT Mitra Adiperkasa ini membukukan kinerja mereka di tahun 2019 dengan nilai Rp 21,58 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa PT ini mengalami peningkatan dari sebelumnya sebesar Rp 18,92 triliun.

Emiten ritel ini berhasil meningkatkan penjualan bersih yang mencapai dua digit selama tahun 2019 lalu. Sementara persentase lab aini pun juga mampu berjalan untuk didistribusikan kepada pemilik entitasnya sehingga tumbuh menjadi 933,49 miliar.

Penutup

Ketujuh daftar saham Syariah di atas dapat Anda jadikan sebagai rekomendasi memilih di pasar modal dengan lebih aman. Tentu saja bagi investor Muslim harus memperhatikan hal ini agar kegiatan tersebut tetap berjalan sesuai Syariah.

Demikian pembahasan kali ini semoga bisa sangat bermanfaat buat anda semua dan jangan lupa di share kemedia sosial anda masing-masing agar para pemain saham lain nya dapat mengetahui hal ini dengan sangat mudah.

Leave a Comment